Monday, November 30, 2020
7 Pedoman Buat Penjudi Pemula

7 Pedoman Buat Penjudi Pemula

Semenjak kecil, saya sukai sekali dengan semua permainan berupa judi. Kemungkinan elemen lingkungan. Di dusun saya, salah satunya trik agar disadari kehadirannya yaitu dengan sukai main judi. Tidak perduli menang atau kalah.

Karena amat sukanya saya dengan judi, demikian kuliah di Yogya, saya membangun satu club judi: Jackpot Society. Sejumlah pengalaman saya di situ, telah saya tuliskan jadi suatu buku, judulnya: "Banyak Bajingan yang Membahagiakan". Perihal buku itu, silahkan googling saja.

Saat ini, saya cuman adakalanya taruhan. Saya main remi jika cocok pulang daerah. Di Yogya, kadang-kadang saya main samgong. & 2 tahun sekali, saya turut hajatan judi massal waktu Piala Eropa & Piala Dunia terjadi dengan berganti-gantian.

Di peluang yang tidak begitu baik ini, saya dapat memberi sama dengan tips atau strategi atau apa saja itu sebutannya, buat penjudi pemula. Mudah-mudahan berfungsi.

1. Penjudi bukan jabatan

Saya sudah pernah memikir kalau dengan main judi, seorang dapat kaya & hidup modern. Saya tidak benar. Saya telah berjumpa beberapa puluh penjudi top di Yogya, & semuanya jatuh miskin sebab punyai asumsi yang sama seperti saya. Karena itu sebelumnya mengawali taruhan, ketahui jika penjudi bukan jabatan. Amat banter, tempatkanlah untuk kesukaan. Atau apabila sudah kenyang makan asam garam perjudian, anggaplah jadi kesenangan yang adakalanya perlu dilaksanakan. Dengan demikian, kemenangan tidak begitu menyilaukan, serta kekalahan tidak begitu memilukan.

Bila ada orang mengatakan: menang tak suka, kalah tak susah, itu kira saja bualan. Malahan di titik itu, daya tarik emosi perjudian.

2. Mempunyai ide

Penjudi yang bagus harus mempunyai rencana yang bagus. Bagaimana itu? Saya untuk rumusan yang saya kerjakan. Siapa tahu berguna.

Dari Piala Dunia ke Piala Eropa kelak, ada kurang-lebih dua tahun. Saya punyai tabungan teristimewa. Umpama, sepanjang satu bulan menabung 200.000 rupiah. Itu berarti sepanjang dua tahun, terkumpul uang: 4.800.000. Serasi di waktu pesta, genapi jadi 5 juta. Tersebut modal Anda bermain judi. Jika kekalahan telah melalui 5 juta, berhentilah. Penjudi yang bagus dapat mengendalikan diri, tahu kapan waktunya pergi.

Bila semisalnya Anda semakin punyai pangkat yang baik, karir yang bagus juga, bisa saja menaikkan ‘tabungan judi' Anda.

Buat hajatan Piala Dunia kesempatan ini, joker 123 saya menabung 1 bulan 500.000. Mempunyai arti saya miliki modal 12 juta rupiah. Saya genapi jadi 15 juta rupiah. Jika kekalahan saya telah melalui angka 15 juta, saya mesti stop. Saya sudah pernah jatuh miskin lantaran judi. Sebab itu, saya ketahui bagaimana bila saya melanjutkan kekalahan.

3. Manajemen perjudian

Anggaplah saya jadi contoh. Mempunyai uang modal judi 15 juta rupiah. Dalam Piala Dunia kesempatan ini, umpamanya, ada 30 hari kompetisi. Untuk saja jadi 2: 15 hari. Itu berarti, dalam satu hari, optimal saya cuma bisa taruhan 1 juta rupiah. Dengan teoritis, hingga sampai final saya konsisten bisa bermain. Dengan teoritis, saya tidak bisa kalah beruntun. Kebalikannya, dengan cara teoritis juga, saya tidak dapat menang beruntun hingga sampai 15 hari. Berjudilah dengan tenang. Hari masih panjang. Mengatur modal secara baik.

4. Gak butuh mabuk kemenangan

Di Piala Eropa tahun yang lalu, saya sudah pernah 1 minggu beruntun menang terus. Menang yang saya iktikad di sini ialah kemenangan kumulatif. Contohnya, dalam satu hari ada 3 pertandingan. Ke-tiga laga itu saya pasangi tiap-tiap hari. Kadangkala saya menang seluruh, kadang-kadang cuman menang 2 serta kalah 1. Itu dihitung terus menang. Tetapi saya tidak lalu menambah angka taruhan saya dengan sporadis. Satu hari terus 1 juta.

5. Naikkan angka taruhan dengan seimbang

Kalaupun sebentuk set tuntas, & Anda menang, atau sedikitnya seri, Anda dapat tingkatkan angka taruhan. Kecuali buat meningkatkan rasa deg-degan, pun lantaran jumlah kompetisi semakin berkurang. Semisalnya 1 laga di sesi penyisihan, Anda pasangi 300 ribu rupiah. Sesi sesudah itu dapat dinaikkan jadi 500.000 rupiah. Kelak set setelah itu lagi jadi 1 juta rupiah, dst. Namun ingat, semuanya harus dalam batasan masuk akal serta seimbang.

6. Pribadi pertandingan final tidak serupa

Untuk pertandingan final, saya mempunyai taktik yang tidak serupa. Umpamanya seperti ini. Selesai saya lewati semuanya kompetisi, nyatanya saya menang 5 juta. Jadi keseluruhan modal plus kemenangan: 20 juta. Saya dapat memastikan 2 teknik: pertama kali, pribadi pertandingan final cuman saya pasangi 5 juta (untung kemenangan). Tetapi bisa pula saya pasangi 20 juta. Toh uang 15 juta itu saya tabung buat hajatan ini. Mengapa harus saya kasihi? Kenakan saja. Usai.

Kalaupun contohnya sebelumnya final, saya kalah 5 juta, bermakna tinggal 10 juta, uang sebesar itu juga yang saya kenakan. Proporsinya dapat saya untuk 2: perebutan persaingan juara ke-tiga 2 juta, final perebutan persaingan juara pertama kali: 8 juta.

7. Bagaimana jika menang?

Saya tidak berikan makan anak-istri saya dengan uang judi. Jadi kalaupun saya menang, saya gunakan mentaktir kawan-kawan, atau beli buku, sepatu, hape, dsb. Perlukan saja uang itu. Contoh, modal 15 juta, menang sebelumnya final: 5 juta. Keseluruhan: 20 juta. Terpasangkan seluruhnya di pertandingan final. Menang lagi. Bermakna: 40 juta. Bisa jadi Anda perlukan semua. Perlu diingat nabung lagi buat Piala Eropa 2 tahun lagi.

Namun bisa Anda sisihkan: 25 juta untuk Piala Eropa maka Anda tak perlu nabung lagi. Bekasnya, silahkan butuhkan. Petunjuk saya, jangan kasihkan anak atau istri. Istri saya kenal bila saya taruhan, tetapi saya belum miliki nyali buat katakan, "Dik, ini duwit hasil kemenangan judi…"

Oke… Itu jika menang. Bila kalah, rasa-rasanya tidak penting kita kaji. Perasaan sedih Anda cuman sekejap. Selain Anda penjudi, Anda telah siapkan semua secara baik.

Menurut saya, cuma di permainan judilah, orang yang kalah dapat tinggi hati, serta orang yang menang cukup rendah hati.
Google+